Header Ads

Header ADS

INILAH KLASIFIKASI MOTOR BERDASARKAN KAPASITAS MESIN YANG WAJIB DIKETAHUI PEMOTOR

Panduan Lengkap Klasifikasi Motor Berdasarkan Kapasitas Mesin Motor : Dari 150cc hingga Hyperbike

Kapasitas Mesin Motor
Kapasitas Mesin Motor



A. Mengapa Kita Perlu Mengetahui Jenis Kapasitas Mesin Motor ?

Mengetahui kapasitas cc (cubic centimeter) mesin motor penting karena hal ini mempengaruhi beberapa aspek performa dan karakteristik kendaraan, antara lain:

1. Tenaga dan Performa

Semakin besar kapasitas cc mesin, umumnya semakin besar tenaga yang dihasilkan. 

Motor dengan cc yang lebih besar cenderung memiliki akselerasi yang lebih cepat dan kemampuan menanjak yang lebih baik.


2. Efisiensi Bahan Bakar

Motor dengan kapasitas cc yang lebih kecil biasanya lebih efisien dalam konsumsi bahan bakar karena membutuhkan energi yang lebih sedikit untuk beroperasi. 

Sebaliknya, motor ber-cc besar cenderung lebih boros bahan bakar karena menghasilkan tenaga lebih besar.


3. Kebutuhan Pengendara

Pemilihan motor berdasarkan cc juga disesuaikan dengan kebutuhan. 

Misalnya, motor dengan cc kecil lebih cocok untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan, 

sementara motor dengan cc besar cocok untuk touring atau perjalanan jarak jauh.


4. Kenyamanan Berkendara 

Kapasitas mesin yang lebih besar biasanya membuat motor lebih stabil pada kecepatan tinggi. 

Motor cc besar juga lebih nyaman digunakan dalam perjalanan jauh atau pada medan yang berat.


5. Biaya Pajak dan Asuransi

Di beberapa negara, pajak kendaraan bermotor dan premi asuransi ditentukan oleh kapasitas mesin. 

Semakin besar cc, semakin tinggi biaya pajak dan asuransinya.

Mengetahui kapasitas cc mesin motor membantu pengguna memilih motor yang sesuai dengan kebutuhan, preferensi, dan kemampuan finansial mereka.


6. Ukuran Alat Pemadam Kebakaran

Jika Andaemiliki motor berarti juga memiliki resiko terhadap bahaya kebakaran.

Nah ukuran CC motor juga bisa digunakan sebagai standar  untuk menentukan ukuran Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tepat.

Sebab jika kita salah memilih APAR maka dipastikan akan terjadi kesalahan yang fatal akibatnya saat terjadi Kasus Kebakaran Motor.


B. Ragam Jenis Kapasitas Mesin Motor

Terdapat banyak sekali jenis motor yang saat ini beredar luas dan dimiliki oleh masyarakat.

Kapasitas motor dapat dibedakan berdasarkan ukuran cc (cubic centimeter) atau kapasitas mesin.

Dan biasanya diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori, yaitu:

1. Motor di bawah 150cc:

Motor dengan kapasitas mesin di bawah 150cc biasanya adalah :

  • Motor Bebek
  • Moped (Motor Sepeda)
  • Skuter. 

Motor jenis ini cocok untuk penggunaan harian, irit bahan bakar, dan lincah di jalanan kota.

Contoh: 


2. Motor 150cc hingga 250cc:

Motor di kategori ini memiliki tenaga yang lebih besar dibanding motor di bawah 150cc.

Biasanya digunakan oleh pengendara yang membutuhkan kecepatan lebih tinggi atau untuk perjalanan jarak jauh.

Contoh: 

  • Yamaha Vixion (150cc), 
  • Honda CBR250RR (250cc).


3. Motor 250cc hingga 500cc:

Motor dengan kapasitas mesin ini mulai masuk ke kategori sport dan naked bike. 

Motor ini menawarkan performa yang cukup untuk touring atau perjalanan antar kota.

Contoh: 

  • Kawasaki Ninja 400 (399cc), 
  • Honda CB500F (471cc).


4. Motor 500cc hingga 750cc:

Motor dengan kapasitas mesin ini lebih bertenaga dan sering digunakan oleh pengendara motor.

Yang menginginkan motor dengan akselerasi lebih baik dan kecepatan tinggi.

Contoh: 

  • Yamaha MT-07 (689cc), 
  • Honda Rebel 500 (471cc).


5. Motor 750cc hingga 1000cc:

Di kategori ini, motor mulai masuk ke kelas superbike dengan tenaga besar dan kecepatan tinggi. 

Motor ini biasanya dipakai untuk keperluan balap atau touring jarak jauh.

Contoh: 

  • Suzuki GSX-R1000 (999cc), 
  • Ducati Panigale V4 (998cc).


6. Motor di atas 1000cc:

Motor di kategori ini adalah kelas tertinggi, sering disebut sebagai hyperbike atau touring bike. 

Biasanya digunakan oleh pengendara profesional atau untuk touring jarak jauh dengan performa maksimal.

Contoh: 

  • Kawasaki Ninja H2 (998cc dengan supercharger), 
  • BMW S1000RR (999cc).


C. Penutup 

Setiap kategori memiliki karakteristik dan penggunaan yang berbeda sesuai dengan kebutuhan 

Semoga bermanfaat dan terima kasih!


No comments

Powered by Blogger.